Orang Bekasi Punye Forum
 
HomeRegisterLog in

Share | 
 

 Kita Semua adalah Tempayan Retak

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Admin
Admin
Admin
avatar

Posts : 11
Join date : 2010-07-16

PostSubject: Kita Semua adalah Tempayan Retak   Fri Jul 22, 2011 6:24 pm

Kita Semua adalah Tempayan Retak


Quote :

Seorang tukang air di India mempunyai 2 buah tempayan besar, masing masingnya bergantung kepada kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya. Ternyata satu dari tempayan itu retak sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya.
Sedangkan tempayan yang retak itu hanya dapat membawa air setengahnya.

Selama dua tahun hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja, si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya karena dapat melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu, merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih karena hanya dapat memberikan setengah porsi dari seharusnya yang dapat dia berikan.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, “Saya sungguh malu kepada diri saya sendiri tuan dan saya ingin mohon maaf kepadamu.”
“Kenapa? Kenapa kamu harus malu?” Tanya si tukang air.
“Ya, selama dua tahun ini saya hanya mampu membawa setengah porsi air dari seharusnya yang dapat saya bawa. Retakan pada sisi saya ini telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacat saya itulah tuan, saya telah membuat anda rugi,” jawab tempayan retak dengan bersedih.

Si tukang air merasa kasihan kepada si tempayan retak dan dalam belas kasihannya, ia berkata, “jika kita kembali ke rumah majikan kita besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.” Ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separoh air yang dibawanya telah bocor dan kembali si tempayan retak itu meminta maaf kepada si tukang air atas kegagalannya.

Si tukang air berkata ke tempayan retak, “apakah kamu memperhatikan ada bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu? Tapi tidak ada bunga di sisi tempayan yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu. Dan setiap hari, jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih tersebut. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghiasi meja majikan kita. Tanpa kamu, sebagaimana kamu adanya, majikan kita tidak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”
Back to top Go down
http://enterbekasi.friendhood.net
 
Kita Semua adalah Tempayan Retak
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Enter Bekasi :: GALERI :: Ebook & Articles-
Jump to: